lagu kecil sungai cenrana

-Kado kawin untuk saudaraku idwar Anwar dan Andi Nur Fitri Balasong-


dan  kuseduh cerita ini dari kelopak daunan randu, saudaraku.
di lamat gerak sungai cenrana
kabar tentang tamburtambur yg berdebam di bottinglangik
Dan hanya satu yg menjadi batu.

langit akhirnya merah jambusungguh merah jambu
seorang lelaki bertubuh lontar meraungkan gurindam
padat dan merayu angin.
perempuan bermata melati merengkuh purnama
bulat dan sedikit malumalu. aihhhhh le'.
dan bukan we cudai!

Kuruq sumangeq anriq ponratuLe
muaseng gi belo jajareng maroeqe
Palaguna le goarieTekkuturusi rajung-rajummu
Pesewalimmu mutia simpeng masagalae
Ala rini le upatudang mulu jajareng ri laimmu
Tenna io mi anriq ponratu
Mulu jajareng ri sao denra manurungnge
Sining anukku, anummu maneng anri
Mugiling paleppangiaq rupa mabboja

kau begitu nujum saudaraku,
aku telah memegang tongkat dan kain putih membelit pinggang
kaki melebur ke tanah dan rumputan meniup nada
siang menjadi panjang langit terus saja merah muda

akulah pajaga to lolo yang datang dari keriangan dan sihirmu saudaraku.
terus dan tak berhenti sampai peretiwi kau simpan dalam kelambu!


wawan mattaliu @Cikini, oktober 2010

No comments:

Post a Comment